Jumat, 15 Mei 2015

Tentang Sabtu

"Sabtu, bukan hari yang menyeramkan untuk kami. Hanya saja kami lebih memilih untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dan berdoa, untuk meminta hujan." - Kitab Jomblo

Sabtu. Terkadang orang-orang memojokkan kami dengan hari 'absurd' itu. Entah mengapa, mereka yang sudah nikah, yang berpacaran, yang digantung, yang single, yang sedarah dengan kami-para jomblo menjoke kami atas nama 'hari Sabtu'. Ah, sudah terlalu mainstream untuk menjelaskan apa saja yang terjadi pada hari itu. Dedemit-dedemit pegangan tangan di taman, cium-ciuman di sepi-sepian, pelukan mesra di sepeda motor kreditan, belumlagi kalau ada pasar malam, ah sudahlah.



Kami sebagai Jomblo juga punya jiwa kharismatik, dan juga punya jiwa kepedulian. Salah satunya minjemin hotspot buat malam mingguan berdua, berdua'an di rumah sesama Jomblo maksudnya :'v Mungkin banyak orang menganggap Jomblo agak sedikit gak waras, memuja-muja dirinya sendiri, ngejoke dirinya sendiri, apalagi Jomblo sering ngetawain dirinya sendiri. Oke, kami memang agak gila-menurut Anda. Tapi, bagi kami, inilah jalan keluar kami yang terbaik, untuk meluapkan rasa sedih kami lewat tawa, lewat cara kami sendiri. Salahsatunya menjadi gila.

Bilamana hari Sabtu datang tak diundang, kami memanfaatkannya untuk hal-hal yang Anda anggap gila, berdoa. Yap. Kami menyendiri agar kami benar-benar bisa khusyu' memanjatkan do'a kepada Tuhan. Kami berdoa untuk diberikan kekuatan, kesabaran, dan Jodoh yang ditakdirkan oleh-Nya agar sesegera mungkin datang. Disamping itu, kami juga menyisipkan sebuah do'a, yaitu do'a pemanggil hujan. Kalau ini, kami mengakui bahwa ini sisi gila kami :'v sesuatu yang membuat kami bahagia.
"Kami takkan bersedih dan menghabiskan air mata di hari Sabtu ini, karena besok, masih ada Sabtu-Sabtu lain yang lebih mainstream." - Kitab Jomblo
Bener kan tadi yang sudah kami bilang, kami adalah komunitas yang paling tegar. Hahaha.. Komunitas_- Kumpulan dari orang-orang yang mempunyai dinding kesabaran sekuat Great Wall di China. Apalagi kalau udah hari Sabtu, malah kekuatannya berevolusi jadi Great Wall Steel. Dan kami pun serentak akan berhemat pada hari itu. Karena didasari oleh rasa cinta kami terhadap lingkungan, kami akan berhemat air. Bayangkan betapa hebatnya jadi kami-Jomblo loh!

Bergabunglah bersama kami jika Anda mau atau Anda boleh menjadi malaikat penolong yang mewujudkan do'a-do'a penting kami, mendapat pasangan. Yap. Putuskan pasangan Anda, dan beramalah kepada orang-orang yang lebih membutuhkan daripada Anda, yaitu kami, eh gue aja sendiri :v
"Bersembunyi di dalam keramaian pada hari Sabtu adalah cara kami, untuk membuktikan bahwa kami tidaklah sendiri. Karena masih ada sepi yang setia tuk menemani." - Kitab Jomblo
Kami akan menjadi sangat aktif setiap malam minggu tiba. Ntah itu buka-buka game, mainin burung-Flappy Bird atau sekedar mandangin jam dinding, buat masti'in hari Sabtu udah kelar. Tak lupa kami juga berdoa. Setelah itu, mandangin jam dinding lagi. Kadang, ketika ada temen yang ngajakin buat pergi keluar malmingan, kami ngga nolak, cuma ngasih alasan sambil teriak, "Sorry bro, orangnya kagak ada di rumah."

Kami ngga bakalan mau keluar rumah pada hari Sabtu, ntar takutnya kehujanan, kehujanan kenangan Mantan :'v Itu yang bikin kami anti untuk melangkahkan kaki keluar rumah pada hari Sabtu. Kalaupun terpaksa disuruh keluar rumah, tujuan utama kami adalah Warnet. Suasananya bak Surga. Kayak ada nikmat-nikmatnya gitu.
"Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Bersabtu-sabtu dahulu, minggu tetap kesepian" - Kitab Jomblo
Sabtu pasti kami habiskan untuk menyepi menyendiri di pojokan kamar pura-pura mati. Apalagi sabtu bulan ini (16/15), weekendnya lebih panjang, libur dari kamis sampai minggu jadi terpaksa nyepi 4 hari. Ntah bakalan sanggup apa kagak ni njalaninnya. Kami mah gitu, harus berjuang lebih dulu, terus akhirnya, ngga dapet apa-apa. Kami mah gitu orangnya.

Tentang sabtu, ya ngga ada lagi, kecuali harus jaga rumah, atau mandangin hape buat nunggu sms. Siapa tau kan mantan tiba-tiba nanyain kabar nyokap ? :D *Khayalan Jomblo Tingkat Tinggi. Mantan aja ngga punya, masih ngayal yang kagak-kagak :'v Tapi itu artinya kami punya imajinasi yang lebih daripada yang punya pacar. Bener kan, mblo ?

Kalau bicara tentang kesibukan antara para jomblo dengan para pasangan yang lagi malmingan pada hari sabtu, lebih sibukan mereka yang pacaran. Jomblo mah cuma pura-pura sibuk biar ngga ngeliat hal-hal seperti itu. Hahaha.. Jomblo-jomblo kasian deh lu. eiittss.. Gue kan jomblo juga sih :'v Kasiani gue dong, biar seneng.

Oke, udah dulu ya mblo Kitab Jomblo: Tentang Sabtu kali ini, semoga semua yang ditulis di atas bisa membuat kita ceria kembali, emang sih ngga bisa ngobati kesendirian hati. Tapi bisa buat kita senyum-senyum sendiri :D Terima Kasih.
Ditulis Oleh: Huda

Tentang Sabtu

Share:

Post a Comment

Facebook
Blogger

19 komentar:

  1. mantep gan, setuju saya tuh gan..

    BalasHapus
  2. menarik gan buat para jomblo disana hahaha....

    BalasHapus
  3. wahh pas bngt kaya ane gan :(

    BalasHapus
  4. semangat gan, jomblo itu kebahagiaan tapi lebih bahagia kalau ada pasangan biar saptu malam jadi jarang ujan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah disitu biang masalahnya, yang mau jadi pasangan gue sapa :'v

      Hapus
  5. Cie para jomblo pada kumpul disini :D wkwkwkw.. canda gan
    salam saya, ADMS BLOG

    BalasHapus
  6. hari yang susah untuk para jomblo :)

    BalasHapus
  7. ARTIKEL yang sangat menarik bagus

    jangan lupa kunjungi blog sederhanna saya yah
    ganz smoga agan berbaik hati melihat blog saya
    http://www.internetinformatika.tk/2015/05/intelejen-inggris-siap-merangkul-hacker.html

    BalasHapus
  8. Kreatif banget gan...Mantap dah nih artikel

    BalasHapus
  9. masuk akal juga untuk hibur para jomblo mantab dah

    BalasHapus
  10. mantap gan, ceritanya... nanti ada hari2 lainya gak gan :D ?

    BalasHapus

About Us

Advertisment

Like Us

© Kitab Jomblo All rights reserved | Theme Designed by Blogger Templates